Pasalnya, ada segerombolan pria berpakaian bak suku pedalaman datang membawa seperangkat alat musik berupa drum.
Para pria berpakaian suku pedalaman itu menimbulkan ekspresi heran pada wajah pemain Arsenal.
Namun, tak berapa lama setelahnya para pemain Arsenal justru bersorak dan bertepuk tangan.
Mereka bahkan turut menggila dengan ikut menari atau menyoraki para pria tersebut.
Salah satu pemain bahkan terlihat melompat antusias.
Namun, tak berapa lama setelahnya para pemain Arsenal justru bersorak dan bertepuk tangan.
Mereka bahkan turut menggila dengan ikut menari atau menyoraki para pria tersebut.
Salah satu pemain bahkan terlihat melompat antusias.
(Baca juga: Kepa Arrizabalaga dan 8 Pemain Gres yang Pecahkan Rekor Transfer di Liga Inggris)
Setelah ditelusuri, kejutan tersebut ternyata merupakan rancangan dari promosi untuk mengunjungi negara Rwanda di wilayah Afrika Timur.
The Gunners diketahui bekerjasama dengan organisasi pariwisata yang mempromosikan Rwanda sebagai destinasi wisata.
Sumber


